Hambatan listrik adalah besar potensial listrik yang melewati suatu komponen listrik yang memiliki arus listrik. kemampuan suatu bahan benda untuk menghambat atau mencegah aliran arus listrik. Seperti yang kita ketahui bahwa arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian listrik dalam tiap satuan waktu yang dikarenakan oleh adanya pergerakan elektron-elektron pada konduktor. Maka Resistansi Listrik yang biasanya dalam bahasa Indonesia disebut dengan Hambatan Listrik ini juga diartikan sebagai penghambat aliran elektron dalam konduktor tersebut.
Nilai Resistansi atau nilai hambatan dalam suatu rangkaian listrik diukur dengan satuan Ohm atau dilambangkan dengan simbol Omega “Ω”. Sedangkan prefix atau awalan SI (Standar Internasional) yang digunakan untuk menandakan kelipatan pada satuan resistansi tersebut adalah kilo Ohm, Mega Ohm dan Giga Ohm.
Berikut satuan resistansi :
1 Giga Ohm = 1.000.000.000 Ohm (109 Ohm)
1 Mega Ohm = 1.000.000 Ohm (106 Ohm)
1 Kilo Ohm = 1.000 Ohm (103 Ohm)
1 Mega Ohm = 1.000.000 Ohm (106 Ohm)
1 Kilo Ohm = 1.000 Ohm (103 Ohm)
Hambatan dan Resistor dinyatakan dalam rumus :
R = Hambatan (Ω/ohm)
V = Volt
I = Arus listrik (A)
ρ = Resistivity (Ω.m)
L = Lenght (m)
A = Cross sectional area (m2)
Rumus Hambatan yang diterapkan pada rangkaian :
| Rumus hambatan pada rangkaian seri |
| Rumus hambatan pada rangkaian Paralel |
*Contoh Soal
1.
- Given : Pada Gambar sudah di berikan penjelasan
- Looking For : I
- Solution :
Gabungkan Rc1 dan R2 menjadi Rc2 :


V = 40 Volt
I = 10 Ampere
R = 40 V/10 A
R = Ω)
Gabungkan Rc2 dan R1 menjadi Rt :
Hitung Arus :
2. Ada sebuah Lampu Pijar yang memiliki tegangan listrik yaitu sebesar = 40 Volt dengan kekuatan Arus Listrik yaitu sebesar = 10 Ampere. Maka Hitunglah besaran Hambatan Listrik yang dihasilkan oleh Lampu Pijar tersebut !
- Given :
V = 40 Volt
I = 10 Ampere
- LF : R...?
- Solution :
R = 40 V/10 A
R = Ω)
- Biografi Georg Ohm
![]() |
| Gambar Georg Ohm |
Georg Simon Ohm (16 Maret 1789 – 6 Juli 1854) adalah
seorang fisikawan Jerman yang banyak mengemukakan teori di segi
elektrisitas. Karyanya yang paling diketahui adalah teori mengenai
hubungan selang saluran listrik, tegangan, dan tahanan konduktor di dalam
sirkuit, yang umum disebut Hukum Ohm.
Georg Ohm dilahirkan dari pasangan Johann
Wolfgang Ohm, seorang tukang kunci, dan Maria Elizabeth Beck, seorang penjahit. Walaupun
ayahnya hanya berprofesi sebagai tukang kunci, namun ia mampu memberikan
anak-anaknya pendidikan yang tinggi melalui petuahnya sendiri. Sebenarnya
Georg Ohm dilahirkan sebagai 7 bersaudara, namun hanya 3 yang bertahan melewati
masa kecilnya, adalah Georg, Martin (matematikawan terkenal),
dan Elizabeth Barbara. Pada tahun 1805, Ohm masuk ke Universitas
Erlangen namun keluar di semester ketiga dan belakang pergi
mengajar matematika di sekolah Gottstadt bei Nydaud, Swiss. Georg
Ohm membiarkan bebas sekolah tersebut pada Maret 1809 bagi dijadikan guru
privat di Neuchâtel. Atas petuah dari Karl Christian von Langsdorf, ia kembali
melanjutkan studi di segi matematika dan pada April 1811, ia kembali ke
Universitas Erlangen.
Naskah
ilmiah yang pertama kali dipublikasikan oleh Ohm berisi tentang pemeriksaan
penurunan gaya elektromagnetik yang dihasilkan oleh suatu kawat yang
diperpanjang ukurannya. Naskah tersebut memperlihatkan hubungan matematis
yang murni berdasarkan pada eksperimen yang dimainkannya. Setahun belakang,
pada 1826, Ohm mempublikasikan dua naskah ilmiah yang memberikan bayangan
tentang konduksi model sirkuit yang didasarkan oleh studi Fourier tentang
konduksi panas. Di dalamnya, ia juga mengajukan suatu teori bagi menerangkan
tentang elektrisitas galvanik. Naskah kedua yang ditulisnya pada tahun tersebut
memuat langkah awal dari teori komprehensif yang berperan bagi mendukung
penerbitan bukunya yang terkenal berisi hukum Ohm (1827).
Ketika
sel elektrokimia baru ditemukan oleh Alessandro Volta, Omh menggunakannya
bagi eksperimennya hingga memproduksi hukum Ohm. Dengan pertolongan
peralatan yang diciptakan sendiri, Ohm mengemukakan bahwa saluran
listrik yang mengalir melalui kawat sebanding dengan luas penampang dan
berbanding terbalik dengan panjang kawat tersebut. Hukum Ohm tersebut
dituliskannya dalam buku berjudul Die galvanische Kette, mathematisch
bearbeitet (1827).
- Daftar Pustaka




Tidak ada komentar:
Posting Komentar